Bahaya Tersembunyi Di Balik Rokok Elektrik

Fatigonspirit – Tahukah Anda apa itu rokok elektrik? Atau Anda pengguna rokok elektrik? Rokok elektrik adalah peralatan elektronik bertenaga baterai yang dirancang menyerupai rokok dan dipasarkan sebagai alat bantu untuk perokok yang ingin berhenti merokok. Asap yang tercipta dari rokok elektrik merupakan uap saripati nikotin. Pada kenyataannya, beberapa studi yang baru-baru ini dilakukan menunjukan bahwa rokok elektrik tetap mengandung partikel pencetus kanker dan peradangan organ pernapasan yang membuat bakteri lebih tahan terhadap antibiotik yang diberikan. Berikut ini 4 fakta tentang bahaya rokok elektrik yang tidak bisa dibilang lebih baik dari rokok biasa. Tidak Lebih Aman Dibanding Rokok Stanton Glantz seorang peneliti masalah penggunaan tembakau di California, pernah mengatakan bahwa asap yang ditimbulkan oleh rokok elektrik tidak beracun dibanding rokok biasa. Namun, tidak lama kemudian ia meralat pernyataannya, karena sedikitnya terdapat 13 penelitian yang menunjukkan bahwa rokok elektrik memiliki risiko berbahaya, antara lain: Risiko peningkatan gejala asma Risiko penyakit jantung Serta risiko gejala stroke Campuran Nikotin dan Elemen Penambah Rasa Membahayakan Tubuh Rokok elektrik biasanya dibarengi dengan elemen penambah rasa. Perlu Anda ketahui, elemen penambah rasa tersebut justru berdampak buruk pada tubuh pengguna rokok elektrik. Mengapa? Berikut penjelasannya: Campuran nikotin dan elemen penambah rasa dapat membuat iritasi pada organ paru. Campuran tersebut akan berubah menjadi senyawa karbonil, yang merupakan salah satu senyawa penyebab kanker, disamping formaldehida dan asetaldehida. Jika dikonsumsi terus menerus risiko kanker pada penggunanya akan terus meningkat. Partikel Asap yang Mudah Menjangkau Organ Paru Asap uap yang ditimbulkan rokok elektrik justru lebih padat dan lebih kecil dibanding dengan rokok biasa. Sehingga lebih berisiko membahayakan paru-paru Anda. Berat partikel dari rokok elektrik sekitar 3 miligram per kubik meter udara, yang artinya 100 kali lipat lebih tinggi dari batasan normal. Membuat Bakteri Berbahaya Sulit Dibunuh Penelitian yang dilaporkan oleh Assistant Clinical Professor of Medicine, UCSD, Laura Crotty menyebutkan, bahwa dalam tubuh pengguna rokok elektrik terdapat bakteri Staphylococcus Aureus yang tahan antibiotik. Bakteri ini menyerang ketika kondisi tubuh sedang lemah. Staphyloccus Aureus diketahui merupakan bakteri yang lazim menginfeksi saluran napas dan menginfeksi daerah kulit. Kekebalan bakteri Staphyloccus Aureus pada antibiotik ini diduga karena paparan nikotin dari asap rokok elektrik yang membuat mereka mempunyai kemampuan untuk membentuk lapisan yang mampu melindungi diri dari ancaman antibiotik yang kita berikan. Daripada membuang uang untuk membeli rokok, baik yang biasa maupun elektrik lebih baik alihkan keinginan merokok dengan berolahraga. Karena terbukti olahraga dapat menekan keinginan merokok serta mengeluarkan toksin dalam tubuh melalui keringat. Agar lebih semangat lagi, jangan lupa selalu minum Fatigon Spirit setelah sarapan agar stamina lagi dan lagi. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda. Salam Spirit!

Artikel Terkait